Sabtu, 11 April 2009

Mesin Uap Lokomotif
( Bagian 1 )

Mesin uap pertamakali dipergunakan untuk menggerakkan lokomotif adalah pada awal 1800 sd 1950. Prinsip kerja mesin uap untuk lokomotif adalah seperti berikut :
Klik disini untuk melihat gambar
Mesin uap, terdiri dari ketel uap yang berisi air dipanaskan dengan bahan bakar kayu, minyak, atau batubara secara terus-menerus sampai mendidih, air yang mendidih tersebut menghasilkan uap air yang dimasukkan kedalam suatu kamar sehingga menciptakan uap tekanan tinggi dan menggerakkan piston yang selanjutnya juga menggerakkan roda-roda lokomotif. Berikut ini dapat dipelajari prinsip kerja mesin uap lokomotif :
http://www.geocities.com/pasput13/loco_1.gif

Uap air dari ketel uap masuk kedalam dada/peti uap (steam chest) arah depan dan belakang atau awal dan akhir dari silinder yang diataur oleh klep (seperti gambar uap berwarna merah). Uap tekanan tinggi ini menekan piston mundur, dan memutar roda setengah atau separoh putaran.
Diakhir langkah/pukulan piston klep bergeser, dan uap air mendesak keluar melalui lubang pembuang (exhaust port). Uap bertekanan tinggi mendesak cepat piston.
Pada waktu yang sama, luncuran klep mulai terbuka dan uap bertekanan tinggi mendesak punggung piston kedepan, dan menarik roda/kemudi mesin/motor separuh putaran dengan mengeluarkan bunyi choo, choo.
Diakhir langkah/pukulan kedepan, terdapat uap air yang bebas dibagian belakang piston atau selinder, sehingga berhembus dan mengeluarkan berbunyi Choo yang lain.

Demikianlah seterusnya sehingga mesin uap dapat mengerakkan roda-roda lokomotif. Pada lembaran berikut (Mesin uap lokomotif bagian 2) dapat dilihat pertukaran pergerakan kedepan dan kebelakang serta bagian-bagian komponen dari mesin uap lokomotif.

1 komentar: